Mejadi Penumpang Terlantar, Pevoli Kuba Mengaku Kecewa - Berita Bawean
Beritabawean.com - Ratusan calon penumpang dengan tujuan Pulau Bawean, memenuhi ruang tunggu pelabuhan Gresik,  Sabtu (11/11). Penumpukan penumpang ini lantaran kapal cepat Natuna yang hendal ditumpangi  tak kunjung datang.

 Rasa bosan menunggu ini membuat sebagian calon penumpang mudah tersulut emosi. Salah satunya, Alfan Hadi yang mengaku sejak pukul 09.00 pagi sudah berada di pelabuhan. Hingga hampir tujuh jam dirinya menunggu.



“Informasinya petugas masih menunggu izin dari Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik," ujarnya.

Humas Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Gresik, Nanang Setiawan menjelaskan keterlambatan kapal Natuna berlayar lantaran masih  belum lengkapnya perizinan dari dinas terkait. “Jadi, terlambatnya kapal Natuna berlayar ini, karena ada beberapa izin yang belum keluar,” ujarnya.

Baca Juga : 
Tingkatkan Kemampuan Menulis Ilmiah, Mahasiswa STAIHA Gelar Pelatihan KTI
Jadwal Penerbangan Bawean-Surabaya Berubah
( Video ) Paparan “Misteri Atlantis dan Kaitannya dengan Pulau Bawean”


Akhirnya setelah, perizinan tersebut sudah dikeluarkan oleh dinas perhubungan. Kapal Natuna, bisa berlayar normal seperti biasanya. Kapal tersebut, berlayar pada pukul 16.00 petang. Meskipun akhirnya dapat berlayar, sejumlah penumpang masih merasa kecewa. Lantaran mereka terlambat menghadiri kegiatan di Pulau Bawean. “Saya seharusnya bertanding di Pulau Bawean,” kata pemain voli dari Kuba, Thoiron yang menjadi salah satu penumpang.

Sumber = Jawapos

Mejadi Penumpang Terlantar, Pevoli Kuba Mengaku Kecewa

Beritabawean.com - Ratusan calon penumpang dengan tujuan Pulau Bawean, memenuhi ruang tunggu pelabuhan Gresik,  Sabtu (11/11). Penumpukan penumpang ini lantaran kapal cepat Natuna yang hendal ditumpangi  tak kunjung datang.

 Rasa bosan menunggu ini membuat sebagian calon penumpang mudah tersulut emosi. Salah satunya, Alfan Hadi yang mengaku sejak pukul 09.00 pagi sudah berada di pelabuhan. Hingga hampir tujuh jam dirinya menunggu.



“Informasinya petugas masih menunggu izin dari Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik," ujarnya.

Humas Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Gresik, Nanang Setiawan menjelaskan keterlambatan kapal Natuna berlayar lantaran masih  belum lengkapnya perizinan dari dinas terkait. “Jadi, terlambatnya kapal Natuna berlayar ini, karena ada beberapa izin yang belum keluar,” ujarnya.

Baca Juga : 
Tingkatkan Kemampuan Menulis Ilmiah, Mahasiswa STAIHA Gelar Pelatihan KTI
Jadwal Penerbangan Bawean-Surabaya Berubah
( Video ) Paparan “Misteri Atlantis dan Kaitannya dengan Pulau Bawean”


Akhirnya setelah, perizinan tersebut sudah dikeluarkan oleh dinas perhubungan. Kapal Natuna, bisa berlayar normal seperti biasanya. Kapal tersebut, berlayar pada pukul 16.00 petang. Meskipun akhirnya dapat berlayar, sejumlah penumpang masih merasa kecewa. Lantaran mereka terlambat menghadiri kegiatan di Pulau Bawean. “Saya seharusnya bertanding di Pulau Bawean,” kata pemain voli dari Kuba, Thoiron yang menjadi salah satu penumpang.

Sumber = Jawapos