Cari Keberkahan Makan Dengan Menjilat Jari Jari - Berita Bawean
Cari Keberkahan Makan Dengan Menjilat Jari Jari


Mencari keberkahan saat makan memang harus kita lakukan karena dengan memakan makanan yang mengandung keberkahan maka makanan tersebut akan mendatangkan kebaikan kepada kita terutama kesehatan dan kekuatan serta rajinnya beribadah kepada Allah.

Dalam dunia kedokteran yang menjadi sumber utama penyakit yang dederita oleh manusia adalah makanan yang kita makan, terutama makanan yang tidak baik dan pola makan yang buruk dan tidak sehat.

Islam sudah mengatur semuanya tentang ini bagaimana cara makanan yang baik, pola makan yang baik dan sebagainya agar memberikan kesehatan kepada umatnya.

Sayyidina Umar pernah menegur sesorang yang berperut buncit, menurut sayyidina Umar perut yang buncit disebabkan karena terlalu banyak makanan. Terlalu banyaknya makanan yang masuk kedalam tubuh akan menimbulkan banyak penyakit, selain itu kekenyangan juga akan membuat seseorang malas untuk beribadah kepada Allah dan membuat hidup lebih boros.

Baca Juga : Cara Melembutkan Hati Anak Yang Sering Marah Dan Keras Kepala

Dalam sebuah hadist, Islam menganjurkan untuk makan sebelum lapar, dan berhenti sebelum kenyang. Jika kita makan pada waktu lapar maka biasanya sulit berhenti hingga kekenyangan dan ini sangat tidak dianjurkan dalam Islam. Namum jika perut kita tidak dalam kondisi lapar, maka kita akan makan sekedarnya saja. ( Walaupun menurut para ulama hadist ini adalah hadist dhaif namun maknanya benar sesuai dengan hadist Nabi : “Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk dari perut. Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun jika ia harus (melebihinya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernafas”.)

Imam Syafi'i juga menjelaskan bahwa kekenyangan akan membuat tubuh menjadi berat, hati menjadi keras, membuat seseorang semakin banyak tidur, menghilangkan kecerdasan dan tubuh menjadi lemah dan malas untuk beribadah kepada Allah.

Islam juga memerintahkan untuk melaksanakan puasa tiap bulannya selama tiga hari yaitu Ayyamul Bidh yaitu setiap pertengan bulan hijriyah 13,14 dan 15. Ini dimaksudkan agar perut memiliki waktu istirahat dalam memproses makanan yang ada didalamnya, dengan begitu tubuh akan selalu terjaga kesehatannya. Dalam suatu hadist disebutkan bahwa puasa itu menyehatkan.

Selain itu yang tidak kalah pentingnya adalah sebelum makanan hendaknya membaca doa agar setan tidak ikut makan makanan kita.

Pada suatu hari Rasulullah SAW. melihat seseorang yang sedang makan yang tidak diawali dengan membaca doa, saat ditengah tengah makanan kemudian orang tersebut membaca doa, melihat itu Rasulullah tertawa, ketika ditanya kenapa beliau tertawa, beliau menjawab saat sesorang itu tidak membaca doa syaitan ikut makan bersamanya, lalu ketika orang tersebut membaca doa syaitan itu memuntahkan makanan yang dimakannya tadi.

Baca Juga : Berhati Hatilah Jika Anda Bermimpi 7 Hewan Ini, Terutama Bagi yang Akan Menikah

Demikian juga dalam menggapai keberkahan saat kita makan selain dianjurkan membaca doa, setelah makan kita dianjurkan untuk menjilat jari jari kita sebelum mencuci tangan. Sebagaimana yang telah disabdakan oleh Rasulullah :

" Jika seseorang dari kalian makan maka janganlah ia membasuh tangannya sebelum ia menjilatinya atau dijilat orang lain " (Mutafaqun Alaihi).

Alasan Rasulullah mengapa disunnahkan menjilat jari jari setelah makan adalah karen kita tidak tahu dari bagian manakah terdapat berkah pada makanan yang kita makan.

Namun sayangnya saat ini tradisi sunnah seperti itu sudah hilang dikalangan umat Islam bahkan dia merasa malu menjilati jari jarinya. Padahal selain mendapatkan keberkahan pada makanan kita, kita juga akan mendapatkan pahala telah melaksanakan dan megakkan sunnah Rasulullah.

Cari Keberkahan Makan Dengan Menjilat Jari Jari

Cari Keberkahan Makan Dengan Menjilat Jari Jari


Mencari keberkahan saat makan memang harus kita lakukan karena dengan memakan makanan yang mengandung keberkahan maka makanan tersebut akan mendatangkan kebaikan kepada kita terutama kesehatan dan kekuatan serta rajinnya beribadah kepada Allah.

Dalam dunia kedokteran yang menjadi sumber utama penyakit yang dederita oleh manusia adalah makanan yang kita makan, terutama makanan yang tidak baik dan pola makan yang buruk dan tidak sehat.

Islam sudah mengatur semuanya tentang ini bagaimana cara makanan yang baik, pola makan yang baik dan sebagainya agar memberikan kesehatan kepada umatnya.

Sayyidina Umar pernah menegur sesorang yang berperut buncit, menurut sayyidina Umar perut yang buncit disebabkan karena terlalu banyak makanan. Terlalu banyaknya makanan yang masuk kedalam tubuh akan menimbulkan banyak penyakit, selain itu kekenyangan juga akan membuat seseorang malas untuk beribadah kepada Allah dan membuat hidup lebih boros.

Baca Juga : Cara Melembutkan Hati Anak Yang Sering Marah Dan Keras Kepala

Dalam sebuah hadist, Islam menganjurkan untuk makan sebelum lapar, dan berhenti sebelum kenyang. Jika kita makan pada waktu lapar maka biasanya sulit berhenti hingga kekenyangan dan ini sangat tidak dianjurkan dalam Islam. Namum jika perut kita tidak dalam kondisi lapar, maka kita akan makan sekedarnya saja. ( Walaupun menurut para ulama hadist ini adalah hadist dhaif namun maknanya benar sesuai dengan hadist Nabi : “Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk dari perut. Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun jika ia harus (melebihinya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernafas”.)

Imam Syafi'i juga menjelaskan bahwa kekenyangan akan membuat tubuh menjadi berat, hati menjadi keras, membuat seseorang semakin banyak tidur, menghilangkan kecerdasan dan tubuh menjadi lemah dan malas untuk beribadah kepada Allah.

Islam juga memerintahkan untuk melaksanakan puasa tiap bulannya selama tiga hari yaitu Ayyamul Bidh yaitu setiap pertengan bulan hijriyah 13,14 dan 15. Ini dimaksudkan agar perut memiliki waktu istirahat dalam memproses makanan yang ada didalamnya, dengan begitu tubuh akan selalu terjaga kesehatannya. Dalam suatu hadist disebutkan bahwa puasa itu menyehatkan.

Selain itu yang tidak kalah pentingnya adalah sebelum makanan hendaknya membaca doa agar setan tidak ikut makan makanan kita.

Pada suatu hari Rasulullah SAW. melihat seseorang yang sedang makan yang tidak diawali dengan membaca doa, saat ditengah tengah makanan kemudian orang tersebut membaca doa, melihat itu Rasulullah tertawa, ketika ditanya kenapa beliau tertawa, beliau menjawab saat sesorang itu tidak membaca doa syaitan ikut makan bersamanya, lalu ketika orang tersebut membaca doa syaitan itu memuntahkan makanan yang dimakannya tadi.

Baca Juga : Berhati Hatilah Jika Anda Bermimpi 7 Hewan Ini, Terutama Bagi yang Akan Menikah

Demikian juga dalam menggapai keberkahan saat kita makan selain dianjurkan membaca doa, setelah makan kita dianjurkan untuk menjilat jari jari kita sebelum mencuci tangan. Sebagaimana yang telah disabdakan oleh Rasulullah :

" Jika seseorang dari kalian makan maka janganlah ia membasuh tangannya sebelum ia menjilatinya atau dijilat orang lain " (Mutafaqun Alaihi).

Alasan Rasulullah mengapa disunnahkan menjilat jari jari setelah makan adalah karen kita tidak tahu dari bagian manakah terdapat berkah pada makanan yang kita makan.

Namun sayangnya saat ini tradisi sunnah seperti itu sudah hilang dikalangan umat Islam bahkan dia merasa malu menjilati jari jarinya. Padahal selain mendapatkan keberkahan pada makanan kita, kita juga akan mendapatkan pahala telah melaksanakan dan megakkan sunnah Rasulullah.

Rekomendasi Kami