Tidak Hanya Terindah, Ini 6 Fakta Lain Rusa Bawean Yang Harus Anda Tetahui - Berita Bawean
Tidak Hanya Terindah, Ini 6 Fakta Lain Rusa Bawean Yang Harus Anda Tetahui

Bawean memanglah pulau kecil yang terletak di kawasan laut jawa. sekalipun pulau ini merupakan pulau kecil yang hanya terdiri dari dua kecematan yaitu kec. sangkapura dan kec. tambak, namun pulau ini menyimpan keunikan yang mungkin tidak dimiliki oleh pulau - pulau lain di indonesia.

Diantara keunikan yang ada di pulau ini adalah penduduknya 100% beragama islam, penduduk yang sangat ramah, alamnya yang masih alami dan segar, dan keunikan bahasanya. Namun dari sekian keunikan yang ada pada pulau ini, ada jenis hewan yang begitu langka dan memiliki ciri khas tersendiri yaitu "rusa bawean".

Akhir - akhir ini nama rusa bawean kian mencuat, hal tersebut disebabkan karena rusa bawean menjadi maskot asian games 2018 yang menjadi lambang kekuatan para atlet Indonesia. Rusa Bawean merupakan hewan yang tergolong lngkah dan sudah dilindungi oleh pemerintah indonesia maupun organisasi internasional.

Rusa bawean mempunyai banyak keunikan jika dibandingkan dengan rusa lainnya, mungkina karena alasan itulah mengapa rusa bawean sering disebut tidak hanya sekedar hewan biasa. Untuk lebih mengenal rusa bawean berikut beberapa keunikan serta kelebihan yang dimiliki oleh jenis rusa ini.


6 Fakta Rusa Bawean Yang Harus Kamu Ketahui


1. Keunikan Ukuran Tubuhnya


Bentuk Tubuh Rusa Bawean
Rusa bawean memang mempunyai tubuh yang lebih kecil jika dibandingkan dengan rusa jenis lainnya. rusa ini mempunyai ketinggian hanya sekitar 60 - 70 cm dan lebar 105 - 115 cm. umumnya rusa ini mempunyai bobot 19- 30 kg (jantan) dan 15 - 25 (betina). dan memiliki ekor sepanjang 20 cm.

Baca Juga : Istimewanya Wanita Pulau Bawean Yang Bikin Pria Jatuh Cinta

2. Warna Bulu


Facebook/feri yunus madao


jika sekilas warna pada rusa bawean memang hampir sama dengan warna rusa lainnya yaitu berwarna cokelat kemerahan dan pada bagian leher dan matanya berwarna putih terang. namun tahukah anda jika rusa bawean yang terbilang masih muda memilki totol - totol pada bulunya, dan akan hilang dengan sendirinya ketika menginjak dewasa.

3. Kemampuan Berjalan Agak Lamban




Sekilas memang kita akan melihat bahwa itu bukanlah suatu kelebihan, melainkan suatu kekurangan. kemampuan berjalan yang lama justru menjadi kelebihan bagi hewan ini, karena dengan kelebihan tersebut hewan ini dapat menghidari secara perlahan terhadap ancaman predator yang akan mengancam keselamatannya.

4. Tanduk Rusa Bawean



Yang menjadi ciri khas hewan ini adalah tanduknya yang bercabang dan lumayan tinggi. sebagaimana rusa lainnya, tanduk pada rusa ini akan muncul ketika berumur 8 bulan. pada rusa bawean jantan memiliki tanduk bercabang tiga, sedangkan untuk yang masih muda tanduknya belum bercabang.

Munculnya tanduk pada usia 8 bulan tidak langsung bekemabang dengan sempurna atau menjadi tanduk tetap, melainkan harus melalui proses pematahan dan akan tumbuh lagi tanduk yang baru dan pada usia sekitar 7 tahunaan baru rusa ini memiliki tanduk yang tetap dan tidak akan patah lagi.


Baca Juga : Wisata Pulau Bawean, Nikmati Wisata Alam Dari Mulai Air Panas Hingga Puncak Pegunungan

5. Bulan Kelahiran Pada Rusa Bawean


Satu lagi yang cukup unik dari rusa bawean adalah memilki bulan kelahiran antara bulan februari sampai bulan juni. Rusa bawean akan melahirkan satu anak tunggal dan umur kehamilannya kira - kira 225 - 230 hari.

Namun hewan langkah ini sudah terancam kepunahannya, karena tangan - tangan jahil yang tidak bertanggung jawab.

6. Jumlah Populasi Yang Kian Menurun


Populasi Rusa Bawean


Ancaman kepunahan Rusa Bawean sudah disuarakan sejak tahun 2000-an. Ketika itu, peneliti LIPI menyebutkan bahwa jumlah populasi hewan ini berkisar antara 400-600 ekor. Padahal dua tahun sebelumnya (2006), Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) menyatakan, Rusa Bawean diperkirakan tinggal berjumlah sekitar 250-300 ekor, dan tersisa di habitat aslinya.

Karena rusa bawean merupakan kebanggan tersendiri khususnya bagi penduduk pulau bawean alangkah baiknya jika kita bersama - sama menjaga kelestrian hewan ini dengan cara tidak menebang hutan sembarangan yang akan mengakibatkan hewan langka ini kehilangan sumber makanannya.

Demikian sedikit ulasan kami sekitar informasi rusa bawean, semoga dengan adanya artikel ini kita lebih menghargai dan menjaga dengan apa yang telah tuhan keruniakan kepada kita.

Tidak Hanya Terindah, Ini 6 Fakta Lain Rusa Bawean Yang Harus Anda Tetahui

Tidak Hanya Terindah, Ini 6 Fakta Lain Rusa Bawean Yang Harus Anda Tetahui

Bawean memanglah pulau kecil yang terletak di kawasan laut jawa. sekalipun pulau ini merupakan pulau kecil yang hanya terdiri dari dua kecematan yaitu kec. sangkapura dan kec. tambak, namun pulau ini menyimpan keunikan yang mungkin tidak dimiliki oleh pulau - pulau lain di indonesia.

Diantara keunikan yang ada di pulau ini adalah penduduknya 100% beragama islam, penduduk yang sangat ramah, alamnya yang masih alami dan segar, dan keunikan bahasanya. Namun dari sekian keunikan yang ada pada pulau ini, ada jenis hewan yang begitu langka dan memiliki ciri khas tersendiri yaitu "rusa bawean".

Akhir - akhir ini nama rusa bawean kian mencuat, hal tersebut disebabkan karena rusa bawean menjadi maskot asian games 2018 yang menjadi lambang kekuatan para atlet Indonesia. Rusa Bawean merupakan hewan yang tergolong lngkah dan sudah dilindungi oleh pemerintah indonesia maupun organisasi internasional.

Rusa bawean mempunyai banyak keunikan jika dibandingkan dengan rusa lainnya, mungkina karena alasan itulah mengapa rusa bawean sering disebut tidak hanya sekedar hewan biasa. Untuk lebih mengenal rusa bawean berikut beberapa keunikan serta kelebihan yang dimiliki oleh jenis rusa ini.


6 Fakta Rusa Bawean Yang Harus Kamu Ketahui


1. Keunikan Ukuran Tubuhnya


Bentuk Tubuh Rusa Bawean
Rusa bawean memang mempunyai tubuh yang lebih kecil jika dibandingkan dengan rusa jenis lainnya. rusa ini mempunyai ketinggian hanya sekitar 60 - 70 cm dan lebar 105 - 115 cm. umumnya rusa ini mempunyai bobot 19- 30 kg (jantan) dan 15 - 25 (betina). dan memiliki ekor sepanjang 20 cm.

Baca Juga : Istimewanya Wanita Pulau Bawean Yang Bikin Pria Jatuh Cinta

2. Warna Bulu


Facebook/feri yunus madao


jika sekilas warna pada rusa bawean memang hampir sama dengan warna rusa lainnya yaitu berwarna cokelat kemerahan dan pada bagian leher dan matanya berwarna putih terang. namun tahukah anda jika rusa bawean yang terbilang masih muda memilki totol - totol pada bulunya, dan akan hilang dengan sendirinya ketika menginjak dewasa.

3. Kemampuan Berjalan Agak Lamban




Sekilas memang kita akan melihat bahwa itu bukanlah suatu kelebihan, melainkan suatu kekurangan. kemampuan berjalan yang lama justru menjadi kelebihan bagi hewan ini, karena dengan kelebihan tersebut hewan ini dapat menghidari secara perlahan terhadap ancaman predator yang akan mengancam keselamatannya.

4. Tanduk Rusa Bawean



Yang menjadi ciri khas hewan ini adalah tanduknya yang bercabang dan lumayan tinggi. sebagaimana rusa lainnya, tanduk pada rusa ini akan muncul ketika berumur 8 bulan. pada rusa bawean jantan memiliki tanduk bercabang tiga, sedangkan untuk yang masih muda tanduknya belum bercabang.

Munculnya tanduk pada usia 8 bulan tidak langsung bekemabang dengan sempurna atau menjadi tanduk tetap, melainkan harus melalui proses pematahan dan akan tumbuh lagi tanduk yang baru dan pada usia sekitar 7 tahunaan baru rusa ini memiliki tanduk yang tetap dan tidak akan patah lagi.


Baca Juga : Wisata Pulau Bawean, Nikmati Wisata Alam Dari Mulai Air Panas Hingga Puncak Pegunungan

5. Bulan Kelahiran Pada Rusa Bawean


Satu lagi yang cukup unik dari rusa bawean adalah memilki bulan kelahiran antara bulan februari sampai bulan juni. Rusa bawean akan melahirkan satu anak tunggal dan umur kehamilannya kira - kira 225 - 230 hari.

Namun hewan langkah ini sudah terancam kepunahannya, karena tangan - tangan jahil yang tidak bertanggung jawab.

6. Jumlah Populasi Yang Kian Menurun


Populasi Rusa Bawean


Ancaman kepunahan Rusa Bawean sudah disuarakan sejak tahun 2000-an. Ketika itu, peneliti LIPI menyebutkan bahwa jumlah populasi hewan ini berkisar antara 400-600 ekor. Padahal dua tahun sebelumnya (2006), Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) menyatakan, Rusa Bawean diperkirakan tinggal berjumlah sekitar 250-300 ekor, dan tersisa di habitat aslinya.

Karena rusa bawean merupakan kebanggan tersendiri khususnya bagi penduduk pulau bawean alangkah baiknya jika kita bersama - sama menjaga kelestrian hewan ini dengan cara tidak menebang hutan sembarangan yang akan mengakibatkan hewan langka ini kehilangan sumber makanannya.

Demikian sedikit ulasan kami sekitar informasi rusa bawean, semoga dengan adanya artikel ini kita lebih menghargai dan menjaga dengan apa yang telah tuhan keruniakan kepada kita.

Rekomendasi Kami