Ternyata Begini Cara Mandi Wajib Yang Benar Dan Lengkap Sesuai Sunnah - Berita Bawean
Ternyata Begini Cara Mandi Wajib Yang Benar Dan Lengkap Sesuai Sunnah

Pengertian mandi wajib yaitu mengalirkan air keseluruh badan dengat niat mandi wajib atau mandi besar dikarenakan beberapa sebab yang mewajibkannya.

Kapan waktu mandi wajib dilaksanakan ? Mandi besar atau mandi wajib tidak harus dilaksanakan pada saat itu juga. Tapi anda bisa mengerjakannya setelah akan melaksanakan kewajiban yang mewajibabkan suci dari hadas kecil dan besar seperti shalat. Namun lebih cepat lebih baik.

Mandi wajib harus dijelaskan tata caranya yang benar menurut sunnah karena jika anda salah dalam melaknakannya maka anda akan tetap dalam keadaan hadas besar dan jika melaksanakan kewajiban kewajiban yang mengharuskan terbebas darinya maka hukumnya tidak sah.

Tata cara yang akan kami jelaskan pada artikel ini berlaku sama antara pria dan wanita. Kami sudah merangkumnya dari berbagai kitab fiqih untuk pemula. Semoga apa yang akan kami sampaikan mampu memberikan pemahaman kepada anda.

5 Hal Yang Mewajibkan Mandi Besar


1. Keluar Air Mani 


Wajib mandi jika anda keluar mani dari jalan depan anda baik sengaja maupun tidak seperti keluar saat mimpi. Hal ini merujuk kepada hadist Nabi yang diriwiyatkan oleh Siti Aisyah Radhiyallahu Anha bahwasanya Rasulullah pernah ditanya seseorang tentang prihal dirinya yang basah sementara dirinya tidak ingat telah bermimpi, maka Rasulullah menjawab dirinya wajib mandi. Dan Rasulullah juga ditanya tentang seorang pria yang bermimpi namun dirinya tidak basah maka Rasulullah menjawabnya tidak wajib.

Apa itu mani? Bagi orang yang sudah balingh pasti mengetahuinya. Namun ada beberapa ciri yang di kemukakan para ahli fiqih, diataranya adalah terasa nikmat, keluarnya dengan mun**t dan waktu basah berbau mirip adonan roti sedangakan saat kering berbau seperti baunya putih telur.

Jika tanda tandanya tidak seperti yang disebutkan diatas maka tidak wajib mandi. Jika anda merasa ragu apakah itu mani atau madzi karena keluarnya sama sama dalam keadaan syahwat anda bisa memilih apakah menggapnya mani atau madzi. Jika menggapnya mani maka wajib mandi jika menganggap itu madzi maka tidak wajib. Tapi perbedaan antara mani dan madzi sangat mencolok anda pasti bisa memebedakannya.

Jika suatu saat anda merasakan ada mani yang menempel di celana maupun disarung yang sudah kering sedangkan anda meyakininya jika itu adalah mani yang keluar dari kelamin anda maka wajib mandi besar. Bisa jadi mani itu keluar saat anda tidur tanpa melalui mimpi. Selain kewajiban mandi maka kewajiban kewajiban yang dilakukan sebelumnya maka wajib untuk di qadha'

2. Masuknya kepala kelamin laki laki (Dzakar) pada perempuan (Farji) Walaupun Tidak Keluar Mani.


Penyebab mandi yang kedua yaitu karena masuknya kepala dzakar kedalam farji manusia yang hidup maupun yang sudah meninggal dan juga terhadap farji binatang. Menyebab mandi wajib ini selalu terjadi pada pasangan suami istri, keduanya harus benar memperlajari bagaimana cara mandi wajib setelah berhubungan suami istri yang sudah kami paparkan di bawah dengan jelas.

Namun jika dimasukkan kepada orang yang sudah meninggal, maka orang yang meningal tersebut tidak wajib dimandikan ulang karena orang yang sudah meninggal bukanlah mukallaf atau yang terkena tanggungan lagi.

3. Haid (Menstruasi)


Apa itu haid? yaitu darah yang keluar dari pangkal rahim wanita pada hari hari tertentu. Haid merupakan salah satu perkara yang mewajibkan mandi wajib bagi wanita. Mandi wajib pada orang haid dilaksanakan setelah bersihnya masa haid bukan pada saat sedang haid.

Usia paling muda wanita yang haid adalah 9 tahun dengan perhitungan bulan qamariyah secara penuh. Namun jika wanita yang berumur 9 tahun kurang dari 16 hari maka tetap dinamakan dengan darah haid.

Masa keluar haid paling sedikit hitungannya adalah 1 hari satu malam sedangkan paling lama adalah 15 hari. Sedangkan diantara 2 haid dinamakan dengan masa suci.

Haram melakukan berhubungan saat haid. Namun selain berhubungan seperti sekedar bercumbu rayu maka tidak haram asalkan masih bisa menahan untuk tidak melakukan hubungan. Sebagaimana yang dijelaskan dalam hadist riwayat Imam Muslim.

Cara mandi wajib haid sama denga mandi wajib karena sebab yang lainnya hanya saja beda dalam niatnya saja.

4. Nifas


Apa itu nifas? Nifas adalah kumpulan darah haid yang keluar setelah melahirkan. Batas minimalnya adalah 1 tetes biasanya 40 hari dan batas maksimalnya adalah 60 hari.

Apa saja yang diharamkan pada saat haid diharamkan juga saat anda sedang nifas. Wajib mandi juga karena melahirkan (keguguran) walaupun hanya keluar berupa gumpalan darah atau daging saja.


5. Meninggal


Orang yang meninggal wajib dimandikan kecuali orang yang meninggal dalam keadaan mati syahid serta bayi yang keguguran sebelum ditiupkannya ruh masih belum berwujud manusia. Jikalau sudah berbentuk manusia dan sudah ditiupkan ruh padanya maka wajib dimandikan ini merupakan pendapat Imam Ahmad, sedangkan pendapatnya Imam Syafi'e janin yang keluar dari perut ibunya dalam keadaan meninggal maka tidak wajib dishalati.

Hukum memandikan orang yang meninggal adalah Fardhu Kifayah, jika ada dari sebagian mayarakat yang melaksanakannya maka seluruhnya terbebas dari kewajiban ini.

Rukun Mandi Wajib


Ada beberapa hal yang wajib anda lakukan sebagai rukun mandi besar.

1. Niat


Contoh mandi besar karena haid, mandi wajib karena junub dan sebagainya. Niat wajib di barengkan bersama sama denga siraman pertama kali sekalipun membasuh dari anggota paling bawah. Jika niatnya setelah menyiram sebagian tubuh maka wajib diulangi kembali anggota yang sudah di siram.

Lafadh niat mandi wajib anda bisa menggunakan niat yang secara umum niat ini bisa anda gunakan untuk niat mandi wajib setelah berhubungan maupun setelah haid. Niat tidak harus dilafadzkan anda bisa menggunakan bahasa sendiri. berikut lafat niatnya secara umum, :

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadast besar fardhu karena Allah ta’aala.

2. Meratakan air kepada semua anggota tubuh


Semua anggota tubuh itu maksudnya adalah seluruh anggota tubuh, termasuk kuku, kulit dibawahnya, rambut luar dan dalam walaupun lebat sekalipun. Termasuk retak retak pada tubuh seperti pada kaki, bisul yang ujungnya terbuka dan sesangkan pada luka yang sudah tertutup koreng maka tidak wajib dibasuh bagian dalamnya.

Berkumur dan menyesap air kehidup hukumnya tidak wajib namun makruh jika anda meninggalkannya hal ini dimaksudkan agar tidak bertentangan pendapat ulama lainnya seperti Imam Abu Hanifah yang mengatakan berkumur dan menyepsep air kehidung hukumnya wajib.

Jika anda meyakini kalau siraman anda sudah merata keseluruh tubuh maka itu sudah dianggap cukup dalam rukun yang kedua ini walaupun masih ada keraguan didalamnya.

Cara Mandi Wajib Sesuai Sunnah


Secara singkat berikut cara mandi wajib, harap diperhatikan tata caranya dengan baik.

  1. Pertama membaca niat, ini wajib anda lakukan karena menjadi rukun shanya mandi
  2. Bersihkan telapak tangan terlebih dahulu sebanyak 3 kali, kemudian dilanjutkan dengan membersihkan areal kemaluan depan dan belakang hingga bersih
  3. Berwudu' sebagaimana wudhu' melaksanakan shalat hingga selesai
  4. Basahi tangan kanan dengan air lalu selakan air ke kepala hingga terasa sampai kulit lalu guyur kepala 3x 
  5. Mulailah menyiram seluruh anggota tubuh dimulai dari sebelah kanan lalu dilanjutkan dengan bagian tubuh sebelah kiri. pastikan seluruh lipatan lipatan tubuh dan bagian yang tersembunyi dibersihkan hingga merata.


Sunnah Sunnah Dalam Wajib Mandi.


1. Diawali dengan membaca bismillah
2 .Membuang kotoran yang suci dan najis seperti mani, ingus dan madzi yang ada pada tubuh.
3 Sunnah kencing terlebih dahulu utamanya bagi mandi sebab keluar mani agar maninya ikut keluar lewat kencing
4. Berkumur dan menyerap air kehidung.
5 Wudhu terlebih dahulu sebelum mandi besar
6. Memperhatikan basuhan anggota tubuh.
7. Menggosok gosok badan bagian badan yang bisa dijamah oleh tangan.
8. Mengulang tiga kali setiap basuhan
9. Menghadap kiblat
10. Membaca doa setelah mandi
11. Tidak mandi di air yang tidak mengalir

Nah itulah panduan lengkap tentang tata cara mandi wajib. Semoga dengan panduan ini mandi besar anda benar sesuai dengan sunnah.

Ternyata Begini Cara Mandi Wajib Yang Benar Dan Lengkap Sesuai Sunnah

Ternyata Begini Cara Mandi Wajib Yang Benar Dan Lengkap Sesuai Sunnah

Pengertian mandi wajib yaitu mengalirkan air keseluruh badan dengat niat mandi wajib atau mandi besar dikarenakan beberapa sebab yang mewajibkannya.

Kapan waktu mandi wajib dilaksanakan ? Mandi besar atau mandi wajib tidak harus dilaksanakan pada saat itu juga. Tapi anda bisa mengerjakannya setelah akan melaksanakan kewajiban yang mewajibabkan suci dari hadas kecil dan besar seperti shalat. Namun lebih cepat lebih baik.

Mandi wajib harus dijelaskan tata caranya yang benar menurut sunnah karena jika anda salah dalam melaknakannya maka anda akan tetap dalam keadaan hadas besar dan jika melaksanakan kewajiban kewajiban yang mengharuskan terbebas darinya maka hukumnya tidak sah.

Tata cara yang akan kami jelaskan pada artikel ini berlaku sama antara pria dan wanita. Kami sudah merangkumnya dari berbagai kitab fiqih untuk pemula. Semoga apa yang akan kami sampaikan mampu memberikan pemahaman kepada anda.

5 Hal Yang Mewajibkan Mandi Besar


1. Keluar Air Mani 


Wajib mandi jika anda keluar mani dari jalan depan anda baik sengaja maupun tidak seperti keluar saat mimpi. Hal ini merujuk kepada hadist Nabi yang diriwiyatkan oleh Siti Aisyah Radhiyallahu Anha bahwasanya Rasulullah pernah ditanya seseorang tentang prihal dirinya yang basah sementara dirinya tidak ingat telah bermimpi, maka Rasulullah menjawab dirinya wajib mandi. Dan Rasulullah juga ditanya tentang seorang pria yang bermimpi namun dirinya tidak basah maka Rasulullah menjawabnya tidak wajib.

Apa itu mani? Bagi orang yang sudah balingh pasti mengetahuinya. Namun ada beberapa ciri yang di kemukakan para ahli fiqih, diataranya adalah terasa nikmat, keluarnya dengan mun**t dan waktu basah berbau mirip adonan roti sedangakan saat kering berbau seperti baunya putih telur.

Jika tanda tandanya tidak seperti yang disebutkan diatas maka tidak wajib mandi. Jika anda merasa ragu apakah itu mani atau madzi karena keluarnya sama sama dalam keadaan syahwat anda bisa memilih apakah menggapnya mani atau madzi. Jika menggapnya mani maka wajib mandi jika menganggap itu madzi maka tidak wajib. Tapi perbedaan antara mani dan madzi sangat mencolok anda pasti bisa memebedakannya.

Jika suatu saat anda merasakan ada mani yang menempel di celana maupun disarung yang sudah kering sedangkan anda meyakininya jika itu adalah mani yang keluar dari kelamin anda maka wajib mandi besar. Bisa jadi mani itu keluar saat anda tidur tanpa melalui mimpi. Selain kewajiban mandi maka kewajiban kewajiban yang dilakukan sebelumnya maka wajib untuk di qadha'

2. Masuknya kepala kelamin laki laki (Dzakar) pada perempuan (Farji) Walaupun Tidak Keluar Mani.


Penyebab mandi yang kedua yaitu karena masuknya kepala dzakar kedalam farji manusia yang hidup maupun yang sudah meninggal dan juga terhadap farji binatang. Menyebab mandi wajib ini selalu terjadi pada pasangan suami istri, keduanya harus benar memperlajari bagaimana cara mandi wajib setelah berhubungan suami istri yang sudah kami paparkan di bawah dengan jelas.

Namun jika dimasukkan kepada orang yang sudah meninggal, maka orang yang meningal tersebut tidak wajib dimandikan ulang karena orang yang sudah meninggal bukanlah mukallaf atau yang terkena tanggungan lagi.

3. Haid (Menstruasi)


Apa itu haid? yaitu darah yang keluar dari pangkal rahim wanita pada hari hari tertentu. Haid merupakan salah satu perkara yang mewajibkan mandi wajib bagi wanita. Mandi wajib pada orang haid dilaksanakan setelah bersihnya masa haid bukan pada saat sedang haid.

Usia paling muda wanita yang haid adalah 9 tahun dengan perhitungan bulan qamariyah secara penuh. Namun jika wanita yang berumur 9 tahun kurang dari 16 hari maka tetap dinamakan dengan darah haid.

Masa keluar haid paling sedikit hitungannya adalah 1 hari satu malam sedangkan paling lama adalah 15 hari. Sedangkan diantara 2 haid dinamakan dengan masa suci.

Haram melakukan berhubungan saat haid. Namun selain berhubungan seperti sekedar bercumbu rayu maka tidak haram asalkan masih bisa menahan untuk tidak melakukan hubungan. Sebagaimana yang dijelaskan dalam hadist riwayat Imam Muslim.

Cara mandi wajib haid sama denga mandi wajib karena sebab yang lainnya hanya saja beda dalam niatnya saja.

4. Nifas


Apa itu nifas? Nifas adalah kumpulan darah haid yang keluar setelah melahirkan. Batas minimalnya adalah 1 tetes biasanya 40 hari dan batas maksimalnya adalah 60 hari.

Apa saja yang diharamkan pada saat haid diharamkan juga saat anda sedang nifas. Wajib mandi juga karena melahirkan (keguguran) walaupun hanya keluar berupa gumpalan darah atau daging saja.


5. Meninggal


Orang yang meninggal wajib dimandikan kecuali orang yang meninggal dalam keadaan mati syahid serta bayi yang keguguran sebelum ditiupkannya ruh masih belum berwujud manusia. Jikalau sudah berbentuk manusia dan sudah ditiupkan ruh padanya maka wajib dimandikan ini merupakan pendapat Imam Ahmad, sedangkan pendapatnya Imam Syafi'e janin yang keluar dari perut ibunya dalam keadaan meninggal maka tidak wajib dishalati.

Hukum memandikan orang yang meninggal adalah Fardhu Kifayah, jika ada dari sebagian mayarakat yang melaksanakannya maka seluruhnya terbebas dari kewajiban ini.

Rukun Mandi Wajib


Ada beberapa hal yang wajib anda lakukan sebagai rukun mandi besar.

1. Niat


Contoh mandi besar karena haid, mandi wajib karena junub dan sebagainya. Niat wajib di barengkan bersama sama denga siraman pertama kali sekalipun membasuh dari anggota paling bawah. Jika niatnya setelah menyiram sebagian tubuh maka wajib diulangi kembali anggota yang sudah di siram.

Lafadh niat mandi wajib anda bisa menggunakan niat yang secara umum niat ini bisa anda gunakan untuk niat mandi wajib setelah berhubungan maupun setelah haid. Niat tidak harus dilafadzkan anda bisa menggunakan bahasa sendiri. berikut lafat niatnya secara umum, :

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadast besar fardhu karena Allah ta’aala.

2. Meratakan air kepada semua anggota tubuh


Semua anggota tubuh itu maksudnya adalah seluruh anggota tubuh, termasuk kuku, kulit dibawahnya, rambut luar dan dalam walaupun lebat sekalipun. Termasuk retak retak pada tubuh seperti pada kaki, bisul yang ujungnya terbuka dan sesangkan pada luka yang sudah tertutup koreng maka tidak wajib dibasuh bagian dalamnya.

Berkumur dan menyesap air kehidup hukumnya tidak wajib namun makruh jika anda meninggalkannya hal ini dimaksudkan agar tidak bertentangan pendapat ulama lainnya seperti Imam Abu Hanifah yang mengatakan berkumur dan menyepsep air kehidung hukumnya wajib.

Jika anda meyakini kalau siraman anda sudah merata keseluruh tubuh maka itu sudah dianggap cukup dalam rukun yang kedua ini walaupun masih ada keraguan didalamnya.

Cara Mandi Wajib Sesuai Sunnah


Secara singkat berikut cara mandi wajib, harap diperhatikan tata caranya dengan baik.

  1. Pertama membaca niat, ini wajib anda lakukan karena menjadi rukun shanya mandi
  2. Bersihkan telapak tangan terlebih dahulu sebanyak 3 kali, kemudian dilanjutkan dengan membersihkan areal kemaluan depan dan belakang hingga bersih
  3. Berwudu' sebagaimana wudhu' melaksanakan shalat hingga selesai
  4. Basahi tangan kanan dengan air lalu selakan air ke kepala hingga terasa sampai kulit lalu guyur kepala 3x 
  5. Mulailah menyiram seluruh anggota tubuh dimulai dari sebelah kanan lalu dilanjutkan dengan bagian tubuh sebelah kiri. pastikan seluruh lipatan lipatan tubuh dan bagian yang tersembunyi dibersihkan hingga merata.


Sunnah Sunnah Dalam Wajib Mandi.


1. Diawali dengan membaca bismillah
2 .Membuang kotoran yang suci dan najis seperti mani, ingus dan madzi yang ada pada tubuh.
3 Sunnah kencing terlebih dahulu utamanya bagi mandi sebab keluar mani agar maninya ikut keluar lewat kencing
4. Berkumur dan menyerap air kehidung.
5 Wudhu terlebih dahulu sebelum mandi besar
6. Memperhatikan basuhan anggota tubuh.
7. Menggosok gosok badan bagian badan yang bisa dijamah oleh tangan.
8. Mengulang tiga kali setiap basuhan
9. Menghadap kiblat
10. Membaca doa setelah mandi
11. Tidak mandi di air yang tidak mengalir

Nah itulah panduan lengkap tentang tata cara mandi wajib. Semoga dengan panduan ini mandi besar anda benar sesuai dengan sunnah.

Rekomendasi Kami