Skip to main content

Inilah Alasan Mengapa Harus Memilih Wanita Yang Shaleha Untuk Dijadikan Istri

Inilah Alasan Mengapa Harus Memilih Wanita Yang Shaleha Untuk Di Jadikan Istri

Dalam agama Islam keluarga merupakan benih benih masyarakat Islam. Keluarga merupakan faktor utama yang menopang kejayaan dan kemajuan Islam. Dari keluarga inilah tumbuh generasi generasi islam berikutnya yang akan meneruskan panji panji keislaman yang rahmatan lil alamin kepada dunia.

Diantara faktor penting untuk melahirkan keluarga yang baik adalah adanya wanita wanita yang shalehah yang ada disetiap rumah tangga umat Islam. Istri yang shalehah bisa membantu suami memberikan pendidikan yang baik kepada anak anaknya. Istri yang shaleha mengerti akan tugas tugasnya dan berusaha mengerjakan dengan sebaik baiknya.

Oleh karenanya tindak tanduknya mampu menjadi catatan sejarah jalannya keluarga dan masyarakatnya karena dari tangannya bisa saja akan melahirkan manusia yang benar benar menjadi pejuang untuk kemajuan agama dan bangsa.

Di zaman modern yang penuh dengan tantangan ini, keluarga merupakan benteng akidah Islam. Benteng ini harus kuat dari luar dalam agar tidak dirusak oleh arus modernisasi yang sudah banyak menyimpang dan merusak akidah. Setiap elemen keluarga harus selalu sigap dengan perannya masing masing menjaga ketangguhan benteng ini. Jika tidak begitu maka keluarga akan porak poranda digempur serangan.

Suami istri harus sama sama bekerjasama menjaga ketagguhan benteng ini dengan mendidik anak anak mereka dengan keluhuran akidah islamiyah. Rumah merupakan madrasah pertama bagi mereka, dari sinilah pondasi awal dibangun. Jika dalam membangun pondasi ini baik maka akan baik kedepannya. Namun sebaliknya jika gagal dalam membangun pondasi ini, penuh lubang bisa dipastikan rumah tangganya suatu saat akan runtuh.

Baca Juga :


Jika hal ini tidak ingin terjadi pada keluarga anda kelak maka langkah pertama dalam membangun rumah tangga adalah memilih wanita muslimah yang shalehah untuk di jadikan istri. Sebagaimana yang dianjurkan oleh Rasulullah, sebaik baiknya pilihan dalam menikahi wanita adalah karena agamanya, keshalehannya, ketakwaannya kepada Allah SWT.

Wanita seperti inilah yang akan membawakan kesejukan dalam keluarganya, dapat dipercaya saat suaminya tidak tidak berada dirumah dan amanah dalam menjaga harta suaminya dan yang terpenting adalah mampu memberikan pendidikan keislaman dan menanamkan nilai nilai keislaman kepada anak anaknya kelak.

Ciri Ciri Wanita Shalehah Menurut Al-Qur'an


Mungkin di artikel artikel anda menemukan banyak sekali ciri ciri wanita shalehah namun pada artikel ini kami hanya akan menyampaikan kriteria wanita shaleha berdasarkan Al-Qur'an, yang tentunya ciri wanita ini pasti sesuai dengan ciri ciri wanita menurut Rasulullah. Jadi bagi para pria yang saat ini sedang mencari pendamping untuk dijadikan istri inilah ciri ciri wanita menurut Al-Qur'an.

Di dalam Al-Qur'an ciri wanita yang shaleh itu hanya ada 2 yang terdapat dalam surah Annisa' ayat 34 :

فَٱلصَّٰلِحَٰتُ قَٰنِتَٰتٌ حَٰفِظَٰتٞ لِّلۡغَيۡبِ بِمَا حَفِظَ ٱللَّهُۚ

" Wanita yang salihah ialah yang taat kepada Allah subhanahu wa ta’alaagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, karena Allah telah memelihara (mereka) ".


1. Taat Kepada Allah dan Suami


artinya taat kepada Allah dengan cara mentaati suami pada hal yang baik baik, misalkan diperintahkan diperintahkan shalat, maka shalat, diperintahkan berhijab maka dia berhijab, diperintahkan untuk ikut ta'lim maka dia mentaatinya.

Namun jika suaminya memerintahkan kepada yang tidak baik bahkan dia memerintahkan untuk bermaksiat kepada Allah maka dia boleh tidak mentaatinya namun cara menolaknya harus dilakukan dengan cara yang lembut. Misal suami memerintahkan anda untuk melepas hijab saat mengajak kondangan maka boleh istri menolak perintah suami tersebut

2. Menjaga Nama Baik Suami Dan Keluarganya


Ciri yang kedua adalah menjaga nama baik suami dan keluarganya yang sudah dijaga oleh Allah. Ini adalah sindiriran Al-Qur'an, jadi kalau ada permasalahan dalam rumah tangga sebaiknya tidak membicarakan aib keluarganya keluar apalagi sampai membicarakan keburukan suami dan keluarganya. Hal ini memang biasa dilakukan oleh wanita, oleh karenanya jika anda ingin menjadi orang shalehah maka hendaknya berhenti melakukan yang demikian itu. 

Jika seorang istri melakukan kedua duanya ini, maka tidak lain pahalanya adalah surganya Allah SWT dari mana saja dia menginginkannya. Sebagaimana hadist Rasulullah dari Abdurrahman bin ‘Auf :

إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا قِيلَ لَهَا ادْخُلِى الْجَنَّةَ مِنْ أَىِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ

“Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan Ramadhan), serta betul-betul menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan benar-benar taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita yang memiliki sifat mulia ini, “Masuklah dalam surga melalui pintu mana saja yang engkau suka.” (HR. Ahmad 1: 191 dan Ibnu Hibban 9: 471. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih).
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar